PENGERTIAN HUMANIORA
HUMANIORA SEBAGAI ILMU, TEKNOLOGI, DAN NILAI
Taukah
kalian apa itu Humaniora?
Menurut bahasa latin, humaniora disebut artes liberales
yaitu studi tentang kemanusiaan. Sedangkan menurut pendidikan Yunani Kuno,
humaniora disebut dengan trivium yaitu logika, retorika dan
gramatika. Pada hakikatnya humaniora adalah ilmu-ilmu yang bersentuhan dengan
nilai-nilai kemanusiaan yang mencakup etika, logika, estetika, pendidikan pancasila, pendidikan
kewarganegaraan, agama dan fenomenologi. Secara umum humaniora dapat
diartikan sebuah disiplin akademik yang mempelajari kondisi manusia,
menggunakan metode yang terutama analitik, kritikal, atau spekulatif,
sebagaimana dicirikan dari sebagian besar pendekatan empiris alami dan ilmu
sosial.
Humaniora, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Balai Pustaka: 1988) adalah ilmu-ilmu pengetahuan yang dianggap bertujuan membuat manusia lebih manusiawi, dalam arti membuat manusia lebih berbudaya.
Humaniora adalah suatu pelajaran
yang sangat penting untuk dipelajari terutama untuk orang orang yang berprofesi
sebagai contoh profesi bidan, ilmu dimana membuat manusia lebih manusiawi agar
tidak terjadinya tindakan yang tidak berperikemanusiaan.
Humaniora merupakan
studi yang memusatkan perhartiannya pada kehidupan manusia, menekankan unsur
kreativitas, kebaharuan, orisinalitas,keunikan. Berusaha mencari makna dan
nilai, sehingga bersifat normatif.
Alasan penerapan ilmu
Humaniora dalam ilmu kebidanan yaitu bidan adalah seseorang pada barisan
pertama untuk menangani masalah kesehatan pada masyarakat.Hal ini membutuhkan
aturan humaniora dalam menjalankan profesi di kehidupannya. Seorang bidan akan
menangani kehamilan, menolong persalinan, nifas, dan menyusui yang keseluruhan
mencangkup setengah dari masa kehidupan manusia. Bidan juga memiliki peluang
untuk melakukan aborsi yang dapat membatasi kelahiran manusia maka dari itu
sungguh penting ilmu humaniora diterapkan di ilmu kebidanan.
Humaniora sebagai ilmu,
teknologi, dan nilai
Di zaman yang sangat canggih
ini sungguh banyak teknologi-teknologi yang dapat membantu mempermudah manusia
untuk melakukan aktivitasnya. Penguasaan dan pengembangan ilmu dan teknologi
harus dapat memberi manfaat bagi kesejahteraan manusia dan disini Humaniora membawa
nilai nilai budaya manusia, nilai nilai yang universal, tanpa humaniora
pengembangan ilmu dan teknologi tidaklah bermanfaat.
Kita bisa lihat dari
gambar diatas bahwa dengan ilmu seorang ahli itu dapat mengerti dan
mengaplikasikan keahliannya tentang teknologi yang baru itu untuk membantu
persalinan seorang ibu dan dengan nilai nilai humaniora yang sudah dipelajari
dengan baik dapat membantu ibu itu dengan norma norma yang benar, maka dari itu
ilmu humaniora sangatlah penting untuk dipelajari.
Humaniora sebagai ilmu, teknologi dan
nilai
1. Humaniora sebagai ilmu
1. Humaniora sebagai ilmu
a. Ilmu kedokteran
lebih khusus dalam kaitan dengan pengembangan ilmu dan teknologi, ialah
iptek kedokteran. Kedokteran adalah ilmu yang paling manusiawi, seni yang
paling indah, dan humaniora yang paling ilmiah (pellegrino, 1970).
clauser (1990) berpendapat bahwa mempelajari humaniora – sastra,
filsafat, sejarah – dapat meningkatkan kualitas pikir (qualities of mind) yang
diperlukan dalam ilmu kedokteran. Kualitas pikir tidak lagi terfokus pada
hal-hal hafalan, materi baku, konsep mati, tetapi ditingkatkan dalam hal
kemampuan kritik, perspektif yang lentur, tidak terpaku pada dogma, dan
penggalian nilai-nilai yang berlaku didalam ilmu kedokteran.
ilmu kedokteran, selain ilmu-ilmu dasar, adalah juga
profesi. Pengembangan profesi cenderung mengkotak-kotakkan pada bidang
spesialisasi.
1.
Aplikasi humaniora di dalam ilmu kedokteran :
• praktek kedokteran
• pelayanan kesehatan
• pendidikan kedokteran
• penelitian
• praktek kedokteran
• pelayanan kesehatan
• pendidikan kedokteran
• penelitian
2. dasar pengaplikasian :
• pemisahan antara jasad dan jiwa
• pemisahan antara pencegahan dan pengobatan
• penghambaan diri terhadap teknologi modern
• berlebihan dalam mengejar spesialisasi
• perbedaan dalam tingkat pelayanan kesehatan
• pemisahan antara jasad dan jiwa
• pemisahan antara pencegahan dan pengobatan
• penghambaan diri terhadap teknologi modern
• berlebihan dalam mengejar spesialisasi
• perbedaan dalam tingkat pelayanan kesehatan
b. Humaniora medis
Humaniora medis merupakan bidang interdisipliner medis dimana termasuk
humaniora (literatur, filosofi, etika, sejarah dan bahasa), ilmu sosial
(antropologi, studi budaya, psikologi, sosiologi), dan seni (literatur, teater,
film dan seni visual) dan aplikasinya terhadap edukasi dan praktek medis.
Humaniora dan seni memberikan pengertian yang dalam tentang kondisi
manusia, penderitaan, kemanusiaan dan tanggung jawab kita satu sama lain, dan
menawarkan perspektif sejarah dalam praktek medis.
2. Humaniora sebagai teknologi
1. Teknologi
informasi
Teknologi informasi terkait dengan kemajuan di
bidang pertelevisian, internet, handphone yang memudahkan penyampaian dan
penerimaan informasi dalam akselerasi yang luar biasa.
2. Bio-teknologi
Bioteknologi terkait dengan pemanfaatan di bidang
peternakan, pertanian, kedokteran dan teknologi kloning yang memanipulasi
gen.
3.
Teknologi nano.
Teknologi nano ialah
memanipulasi struktur molekul dengan memanipulasi atom-atom menjadi
molekul-molekul.
3. Humaniora sebagai nilai
a.
Humaniora dan nilai kemanusiaan
Unsur kemanusiaan (humaniora) mencakup manusia sebagai makhluk budaya dannilai
kemanusiaan, melingkupi kajian-kajian :
1. Hakikat manusia sama (universal)
2. Kebutuhan hidup manusia
3. Sikap dan perilaku manusia
4. Kehidupan manusiawi dan tidak manusiawi
5. Upaya-upaya memanusiakan manusia
1. Hakikat manusia sama (universal)
2. Kebutuhan hidup manusia
3. Sikap dan perilaku manusia
4. Kehidupan manusiawi dan tidak manusiawi
5. Upaya-upaya memanusiakan manusia
b. Humaniora dan agama
semula humaniora mencakup didalamnya juga agama/kepercayaan, tetapi
kemudian, sejak william caxton (1422-1491) (encycl britt, 1973) agama
dipisahkan dari humaniora mempercayai adanya kekuatan supranatural merupakan
naluri manusia. Nilai-nilai agama diturunkan kepada manusia melalui wahyu, yang
dibawakan oleh utusannya.
Penguasaan ilmu dan pengembangan teknologi adalah upaya pemenuhan
kebutuhan manusia. Untuk menjaga tercapainya tujuan tersebut, perlu hal
tersebut dijaga, dikoridori oleh nilai-nilai budaya, dan nilai-nilai agama.
Para agamawan/ruhaniawan tidak seharusnya terpaku pada kaidah-kaidah klasik dan
baku, dalam mengantar, mengawal, perkembangan ilmu dan teknologi agar
benar-benar bermanfaat bagi manusia. Agama (islam) membuka pintu kajian-kajian
terhadap rancangan, hasil, dan pemanfaatan dari pengembangan iptek. Pintu
tersebut adalah ijtihad.
Mengapa Sejarah dikategorikan sebagai ilmu humaniora karena ilmu sejarah?
BalasHapusKarena sejarah membahas mengenai cerita atau asal usul mahluk hidup (biasanya manusia)
HapusJadi humaniora itu membahas tentang sosial yang tidak menonjolkan kekerasan?
BalasHapuskarena Sejarah adalah intisari kehidupan manusia, tanpa sejarah arah langkah menjadi kabur, mata buta, kaki pincang, puncak humaniora adalah keadilan. Keadilan penguasa dan juga rakyat jelat.
BalasHapusApakah setiap para pesialis kesehatan harus memegang prinsip humaniora?
BalasHapusKak bisa minta tolong sertakan sumbernya dariman. Terimakasih
BalasHapus8 ruang lingkup humaniora apa truz yg bertentangan dgn humaniora itu apa
BalasHapusmau tnaya kak ! contoh nyata yang termasuk dari pendidikan humaniora itu seperti apa ?
BalasHapus